KLATEN – Saat menanjak, putaran mesin pada mobil transmisi manual perlahan akan turun meski pedal gas tetap diinjak dengan level sama.
Fenomena tersebut kerap disebut dengan kehabisan napas. Hal itu wajar terjadi karena beban mesin bertambah saat menanjak, sedangkan laju mobil semakin pelan. Maka dari itu, dibutuhkan trik khusus untuk mengatasinya.
Mahfud, pemilik bengkel mobil GK Auto Service Gunung Kidul, Yogyakarta, mengatakan, ada beberapa cara agar mobil tidak kehabisan napas saat menanjak.
“Putaran mesin bisa turun dengan sendirinya saat mobil menanjak panjang, pada kondisi tersebut pengemudi harus menambah injakan pedal gas, agar putaran tetap pada torsi puncaknya,” ucap Mahfud.
Mahfud mengatakan, menjaga putaran mesin pada torsi puncak dapat menjadi modal suatu mobil lebih kuat dalam menanjak.
“Selain menambah injakan pedal gas, jika sudah mentok, mau tidak mau, pengemudi harus memindah gigi percepatan ke yang lebih rendah, ke 1,” ucap Mahfud.
Menurut Mahfud, gigi 1 pada transmisi manual merupakan jalan paling tepat untuk mencapai torsi maksimal saat menanjak.
“Rasio percepatan paling rendah pada gearbox akan membuat beban mesin berkurang, sehingga napasnya menjadi lebih panjang dan putaran mesin bisa naik,” ucap Mahfud.
Mahfud mengatakan, mobil manual tetap aman digunakan selama putaran mesin berada di titik torsi puncak meski digunakan dalam waktu lama.
“Bila kebutuhannya demikian, mau bagaimana lagi, tanjakan misal masih panjang, kan tetap harus berusaha,” ucap Mahfud.
Oleh karena itu, Mahfud juga menyarankan agar mobil memiliki sistem pendingin mesin yang baik agar tidak terjadi overheating saat kondisi medan memaksa pengemudi bermanuver demikian.
Mahfud mengatakan, berkendara di jalan menanjak membutuhkan kompetensi lebih pada pengemudi. Pasalnya, cara mengoperasikan mobil, khususnya manual, bakal sedikit berbeda agar dapat melewatinya.